AyubAdiputra | Odd Blogger | Programming


Buang Perasaan Sayang Yang Mendalam!

Buang Perasaan Sayang Yang Mendalam
Setiap manusia pernah mengecap manis dan pahit masa muda. Dan pernah pula mengecup rasa suka dan luka tentang cinta. Pernahkah Anda menyayangi dan mencintai seseorang dengan rasa yang sangat besar? Bukan cinta monyet, tapi sekelas cinta gorilla.


Apakah dibenarkan jika seorang pemuda belum genap dewasa memiliki perasaan yang begitu dalam dengan seorang pasangan?

Inilah pertanyaan yang selalu terngiang dalam benak saya yang sedang mengalami masa transisi menuju kedewasaan. Seseorang pasti pernah merasakan rasa sayang yang mendalam dengan seseorang. Tentunya teman spesial yang ada dalam hatinya.

Bagi sebagian orang ini mungkin perasaan yang wajar, begitu indah dan menyenangkan. Bagaimana kalau perasaan itu tak terbalas? Bagaimana perasaan itu mulai menjauh dari dalam hati seseorang yang kita sayang? Apakah rasa itu akan bertahan?

Bagi saya pribadi rasa sayang yang begitu mendalam ketika kita masih muda sebaiknya dibuang sejauh-jauhnya. Kita masih muda masih memiliki perjalanan hidup yang masih panjang. Hati seorang dewasa saja terkadang serasa labil dengan godaan yang ada. Apalagi kalau masih muda dan baru mengalami masa transisi kedewasaan.

Begitu banyak godaan yang akan menghampiri seseorang. Dan ditakutkan jika rasa ini terlalu dipendam maka akan menyakiti hati orang lain atau diri kita sendiri. Kita masih muda dan memiliki masa transisi yang masih panjang untuk menyatakan sebuah komitmen untuk terus bersama. Walaupun dalam hati Anda ingin selalu bersamanya.

Masa remaja memang masa yang sangat menyenangkan. Yang ada dalam otak hanya keinginan untuk memperoleh kebahagiaan. Jangan dikotori dengan perasaan sakit dalam menjalin kasih sayang. Dan ironisnya lagi ada kejadian bunuh diri karena putus cinta. Itu semua hanya kekonyolan!
Perasaan sayang kepada kekasih mendalam sebaiknya Anda simpan untuk nanti. Jika Anda benar-benar dewasa dan telah siap untuk menyatakan sebuah komitmen. We are young! Perjalanan hidup masih sangat panjang. Dan lebih bijak jika merangkai masa depan kita. Dan jadikan hubungan kisah kasih berpacaran sebagai pemanis dan bukan sebagai tekanan. Buang perasaan yang mendalam.


Isi tulisan di atas bukan hasil karangan saya. Saya hanya menyadur apa yang saya dan dia rasa. Hanya sebagai pengingat dan pembelajaran. Dan yang paling tepat karena sedang tidak ada bahan dan materi posting…hahahag!!!

Mungkin mudah mengatakan itu semua. Dan saya belum tentu bisa melakukan itu semua. Tapi biarkan itu sebagai pengingat bagi kita khususnya untuk diri saya sendiri. Masa muda kita jangan terkuras karena memikirkan hal sepele seperti ini. Nikmati dan rasakan semua dengan rasa yang wajar. Banyak mimpi dan masa depan yang masih menunggu kita.

9 Komentar:

  1. Jika rasa SAYANG knp ndak besar? Sayang adalah universal, bisa ke siapa saja...Kecuali masa muda tetapi jatuh cinta, jatuh hati yg identik dgn pacar, ya coba tunggu nanti dewasa dan tua, pasti akan tertawa karena lucu masa itu...Tapi ya namanya masa muda, tak bisa di cegah kemauan hati, apalagi masalah jatuh cinta pada pasangan.

    BalasHapus
  2. OOT: Alhamdulillah kabar baik mas puput....lama ga nongol, nikah ya?...hihihi.....dapat cowok mana?..eh...cewek mana....:))

    BalasHapus
  3. Mas Adit
    hehe...iya mas, maslah cinta ke pasangan. ya mungkin itu ya belum saya sadari sepenuhnya kalau rasa sayang itu memang serasa labil untuk ukuran manusia muda seperti saya. masih banyak godaan dan rintangan yang ada. masih 19 tahun mas, dan saya rasa perjalanan hidup saya masih sangat panjang untuk mengatkan keindahan cinta...hehe....apalagi mikirin tua...hihihi...

    Alhamdulillah kalau begitu. saya malah habis dicerai mas...hahahg...sama ceweklah.

    BalasHapus
  4. wah..

    akhirnya muncul lagi..
    kemana aja sob ??

    rasa sayang.. saya sendiri sulit untuk mendeksripsikannya.. sampai sekarang saya malah belum punya orang yang bisa di sayang.. ha ha.. *kecuali ortu saya tentunya*..

    benar yang sobat katakan saat ini banyak sekali org yg mengumbar rasa sayangnya secara berlebihan.. dan saya takutkan kalau terlalu di umbar nanti rasa sayangnya akan habis dan tak bersisa ketika dia sudah siap membangun komitmen.. jadilah hubungan yg tadinya adem ayem tanpa ikatan menjadi hancur malah ketika sudah ada ikatan..

    daripada beresiko ke arah itu lebih baik saat ini tdk usah berhubungan.. ha ha *ekstrem* langsung bikin komitmen saja nantinya.. kalau sudah siap.. :D

    BalasHapus
  5. habis liburan menghilangkan stress, jadi piranti online nggak dibawa...hahag...

    wakakaka...mantep banget mas bisa mengambil sikap setajam itu. keren dah! kalau saya bisa saya sih pengennya seperti itu. mencoba sendiri untuk akhirnya menemukan yang satu. tapi sulit juga sih, soalnya pikiran dan hati saya masih labil.

    betul juga thu mas, saya juga pernah jadi korban keganasan rasa yang seperti itu. aneh memang rasanya, ketika ada rasa itu biasa tetapi ketika pergi rasa itu semakin menjadi. sulit memang dijelaskan dengan rasa...hehe...

    mantep mas! semoga saja bisa, tapi tidak tahu tahan godaan apa nggak...hahahag!!!

    BalasHapus
  6. OOT: Alhamdulillah kalau begitu. saya malah habis dicerai mas...hahahg...sama ceweklah. <<----- kwkkkkwkkw..kirain masih sama cowok...kwkwwkwikwiwki...

    BalasHapus
  7. hahahag...ada-ada saja ini Mas Adit, begini-begini masih normal saya....wakakakaka...

    BalasHapus
  8. wahh. . kata-katanya membuat saya jadi terinspirasi sesuatu,, keren gan..

    BalasHapus
  9. hahag...terima kasih gan. semoga menginspirasi semuanya.

    BalasHapus

Feel free to post a comment here. Tanggapan, pertanyaan, kritikan dan permintaan sangat berguna demi kemajuan blog ini. Mohon maaf untuk komentar spam dan yang hanya mencari backlink/beriklan atau kunjungan balik semata tidak akan ditampilkan. Be a smart comentator, thanks and happy surfing !!!

 

Statistik

Subscribers

Display Pagerank

Join This Blog